PROFIL BALAI BESAR PENELITIAN DAN PENGEMBANGAN PENGOLAHAN PRODUK DAN BIOTEKNOLOGI KELAUTAN DAN PERIKANAN

RESEARCH CENTER AND DEVELOPMENT FOR MARINE AND FISHERIES PRODUCT PROCESSING AND BIOTECHNOLOGY

Balai Besar Penelitian dan Pengembangan Pengolahan Produk dan Bioteknologi Kelautan dan Perikanan (BBP4BKP), adalah institusi penelitian dan pengembangan di bidang pengolahan produk dan bioteknologi kelautan dan perikanan yang berada di bawah Badan Penelitian dan Pengembangan Kelautan dan Perikanan. BBP4BKP dibentuk berdasarkan Peraturan Menteri Kelautan dan Perikanan Nomor : PER.27/MEN/2011 tanggal 26 September 2011 yang merupakan pengembangan dari Lembaga Teknologi Perikanan yang didirikan pada tanggal 1 Agustus 1964.

BBP4BKP mempunyai tugas melaksanakan penelitian dan pengembangan di bidang pengolahan produk dan bioteknologi kelautan dan perikanan. Dalam melaksanakan tugas tersebut, BBP4BKP menyelenggarakan fungsi penyusunan rencana program dan anggaran, pemantauan dan evaluasi, serta laporan; pelaksanaan penelitian pengolahan produk dan bioteknologi kelautan dan perikanan di bidang keamanan pangan, pemanfaatan sumberdaya kelautan dan perikanan berbasis bioteknologi, peningkatan kualitas dan nilai tambah, serta sistem, model, dan kebijakan teknis industri pengolahan perikanan; pengembangan teknologi pengolahan produk dan bioteknologi kelautan dan perikanan; pelayanan teknis, jasa, informasi, komunikasi, dan kerja sama penelitian dan pengembangan pengolahan produk dan bioteknologi kelautan dan perikanan; pengelolaan prasarana dan sarana penelitian dan pengembangan; dan pelaksanaan urusan tata usaha dan rumah tangga.

Sumberdaya Manusia

BBP4BKP saat ini didukung oleh tenaga peneliti sebanyak 57 orang, dengan latar belakang pendidikan di bidang kimia, biokimia, biologi, bioteknologi, mikrobiologi, teknologi pangan, dan pengolahan produk. Di samping itu, kelompok-kelompok peneliti juga dibantu oleh staf administrasi, teknisi, dan pustakawan. Tenaga peneliti terdiri dari 6 orang Doktor, 34 Master, 27 Sarjana yang dikelompokkan dalam 5 bidang riset, yaitu:
- Pengolahan Produk
- Keamanan Pangan dan Lingkungan
- Bioteknologi
- Pengembangan Produk
- Analisis Kebijakan

  1. Penelitian Pengolahan Produk
  2. Penelitian di bidang ini bertujuan untuk mendapatkan proses penanganan dan pengolahan biota perairan secara rasional dan bertanggung jawab. Kegiatan ini meliputi pengembangan proses, diversifikasi produk, inovasi produk tradisional, proses pembekuan, proses pengalengan dan proses reduksi (tepung ikan, minyak ikan), termasuk optimasi pemanfaatan limbah perikanan untuk mendapatkan nilai tambah dan berdaya saing tinggi untuk produk pangan dan non pangan.

  3. Penelitian Bioteknologi
  4. Kelompok penelitian ini difokuskan pada kegiatan eksplorasi, kajian dan pengembangan pemanfaatan mikro dan makroorganisme yang ada dalam lingkungan laut dan hasil perikanan, termasuk limbahnya serta produk-produk yang dihasilkannya seperti enzim/protein, metabolit primer dan metabolit sekunder. Kegiatan diharapkan dapat menghasilkan komponen ataupun paket teknologi produk prospektif yang memiliki manfaat di bidang pangan, kosmetika, biomedis, dan nutrasetikal. Tujuan akhir adalah mendukung industri yang efisien, pemanfaatan yang bersifat berkelanjutan dalam mendukung blue economy.

  5. Penelitian Keamanan Pangan dan Lingkungan
  6. Masalah keamanan pangan, penggunaan bahan pengawet dan bahan tambahan pangan ilegal serta pencemaran menjadi perhatian utama kelompok ini. Penelitian dilakukan untuk meyakinkan masyarakat bahwa produk yang dihasilkan telah memenuhi standar keamanan dan mutu nasional dan internasional. Termasuk dalam riset ini adalah penanggulangan praktek yang salah (malpraktek) pada semua tahap penanganan dan pengolahan, mulai dari proses penangkapan dan budidaya termasuk lingkungan sampai penanganan, pengolahan dan pemasaran.

  7. Penelitian  Pengembangan  Produk
  8. Telah banyak hasil penelitian yang dihasilkan BBP4BKP akan tetapi ada beberapa hasil penelitian yang masih dalam skala laboratorium sehingga belum dapat diaplikasikan secara komersial. Kelompok peneliti pengembangan produk bertugas untuk mengembangkan hasil penelitian skala laboratorium menjadi skala pilot plant atau bahkan skala komersial.

  9. Penelitian  Analisis Kebijakan
  10. Kegiatan Penelitian Analisis Kebijakan mencakup kebijakan pembangunan kelautan dan perikanan, serta telaah isu terkini terkait dengan pengolahan hasil kelautan dan perikanan, untuk memberikan masukan bagi penentu kebijakan dan rekomendasi menyangkut pengolahan hasil kelautan dan perikanan, khususnya yang berkaitan dengan pengembangan industri kelautan dan perikanan.

Hasil yang sudah dicapai

Produk dan peralatan yang sudah dikembangkan
Produk :

BBP4BKP telah berhasil merakit teknologi pengolahan produk dari rumput laut, udang, patin/ lele, dan nila. Produk hasil pengolahan rumput laut antara lain, karaginan (ATC, SRC, RC), agar (agar kertas, agar bubuk, dan agarosa), alginat, gelatin, fikokoloid rumput laut, bakto agar rumput laut merah (Rhodophyceae), saus tomat rumput laut (karaginan), skin lotion alginat, edible film rumput laut, film coating rumput laut, pengental textile printing, tepung es krim rumput laut, tablet effervescent rumput laut, edible packaging dari karaginan, briket arang dari limbah rumput laut, pengharum ruangan rumput laut, teh rumput laut, serta aneka makanan lain berbasis rumput laut, seperti mie rumput laut dan kerupuk rumput laut. Rumput laut dapat pula ditambahkan pada olahan berbasis surimi (nugget ikan, bakso, kue kering, dll), sebagai sumber pigmen & antioksidan, serta sebagai sumber energi alternatif.

Produk olahan udang antara lain, pop shrimp, shrimp roll, kitin, kitosan, dan kitosan larut air serta flavoring dan coloring agents (flavor enhancer limbah udang untuk bumbu mie instan, protein hidrolisat udang, dan astaksantin). Produk olahan patin/ lele antara lain ikan patin asap dengan asap cair, minyak ikan dari limbah fillet patin, hamburger, kamaboko, dendeng, kerupuk, fish jelly, fillet lele, dan abon lele. Sementara itu produk olahan dari nila antara lain adalah nila kukus dalam ”retortable pouch” serta fillet ikan nila asap berbumbu.

BBP4BKP juga menghasilkan teknologi pengolahan produk lain seperti minyak ikan (skualen, asam lemak omega-3), pepton, kista artemia, kulit ikan tersamak, ikan kayu, minuman alginat, minuman mikroalga (spirulina), kondroitin, ikan kaleng, ikan asin, ikan pindang, dan ikan olahan tradisional lain, produk makanan kaya nutrisi, fortifikasi dari ikan (permen ikan, permen omega-3, mi ikan, camilan dari ikan, dll). Selain produk olahan di atas, BBP4BKP juga telah berhasil membuat kit deteksi cepat residu formalin (Antilin) dan boraks (Antiraks).

Peralatan :
Selain perakitan teknologi, BBP4BKP juga telah menghasilkan teknologi rekayasa peralatan penanganan dan pengolahan ikan, antara lain palka dan peti berinsulasi, alat pengering mekanik, alat pengasap ikan, pengering kista artemia, alat daur ulang IPA untuk produksi karaginan, alat penyamak kulit ikan, alat pengolah rumput laut (pengolahan ATC, SRC, RC, dan agar), alat pencampur adonan, alat pengering multifungsi, ekstraktor minyak hati cucut, alat pengolah abon ikan, presto, kerupuk, tepung ikan, alat transportasi ikan hidup dan lain-lain.