![]() Anda Pengunjung Ke : 70760
|
![]() Latar BelakangIndonesia merupakan negara bahari dengan luas laut mencapai 70% (5,8 juta km2) dari luas teritorial dengan 17.503 buah pulau dan garis pantai 81.000 km, yang sangat potensial untuk dikembangkan berbagai industri perikanan dan kelautan. Selain itu, luas potensial untuk budidaya air tawar adalah kolam seluas 375.000 ha, perairan umum seluas 550.000 ha dan sawah seluas 240.000 ha, juga merupakan sumberdaya perikanan yang harus dikembangkan. Sektor perikanan dan kelautan memberikan kontribusi yang besar terhadap Produk Domestik Bruto (PDB), penyediaan lapangan kerja, menghasilkan produk unggulan, menopang ketahanan pangan nasional, menjaga keamanan dan teritori Indonesia terutama daerah perbatasan dengan negara tetangga. Sektor ini diharapkan menjadi prime mover perekonomian nasional. Hingga saat ini sumbangan sektor Perikanan dan Kelautan terhadap PDB mencapai 2,2%, akan tetapi apabila semua kegiatan yang terkait dimasukkan dalam sektor perikanan sumbangan terhadap PDB nasional mencapai 9%. Dibandingkan dengan sumberdaya yang ada, sumbangan sektor perikanan terhadap PDB tersebut masih terasa kecil. Keunggulan suatu bangsa pada era globalisasi ekonomi sekarang ini sangat ditentukan oleh kemampuan bangsa itu dalam memproduksi dan ”menjual” ilmu pengetahuan. Ilmu pengetahuan baru yang dihasilkan oleh berbagai institusi riset akan memberikan nilai ekonomi dan dampak sosial-politik yang besar, apabila institusi riset tersebut mampu menyebarluaskannya kepada publik, baik dalam skala nasional maupun internasional. Tidak dapat disangkal bahwa pengetahuan kita tentang kondisi sumberdaya pada negara yang biodiversitasnya tinggi ini masih belum lengkap. Selain itu, ada sumberdaya yang dulunya melimpah sekarang berkurang bahkan punah. Bagaimana dengan sumberdaya perikanan dan kelautan? Pemanfaatan sumberdaya perikanan dan kelautan masih belum optimal, para peneliti menyadari masih banyak yang bisa digali dari perairan kita. Kekhawatiran tentang nasib sumberdaya dan harapan pemanfaatan mendorong diadakannya seminar ini secara rutin. Jurusan Perikanan dan Kelautan Fakultas Pertanian UGM sebagai salah satu institusi pendidikan tinggi perikanan dan kelautan di Indonesia, berkepentingan untuk mengajak berbagai institusi riset perikanan dan kelautan di Indonesia, yang terdiri dari perguruan tinggi, lembaga penelitian di departemen pemerintah, maupun organisasi non pemerintah, untuk bersama-sama menyebarluaskan ilmu pengetahuan baru di bidang perikanan dan kelautan. Salah satu wahana yang dipilih untuk mencapai tujuan tersebut adalah Seminar Nasional Tahunan Hasil Penelitian Perikanan dan Kelautan (Semnaskan_UGM), yang sudah berlangsung secara rutin sejak tahun 2004. Kegiatan ini diharapkan menjadi tradisi positif yang terus berlangsung bagi pengembangan ilmu pengetahuan perikanan dan kelautan. Sudah saatnya Indonesia menjadi bangsa yang unggul dalam memproduksi dan “menjual” ilmu pengetahuan perikanan dan kelautan agar mampu bersaing di era globalisasi ekonomi sekarang. Respon, partisipasi dan perkembangan yang baik terhadap pelaksanaan seminar ditunjukkan oleh peningkatan jumlah peserta dan makalah-makalah yang dipresentasikan pada Semnaskan_UGM I (2004) hingga Semnaskan_UGM III (2006). Seminar Nasional pada tahun 2004 bersamaan dengan Dies Natalis 58 Fakultas Pertanian UGM, diikuti oleh 400 peserta baik dari bidang pertanian maupun perikanan dan kelautan dengan jumlah makalah 128 yang sebagian besar diterbitkan pada prosiding (ISBN 979-8678-06-0). Mulai tahun 2005, diselenggarakan Semnaskan_UGM yang diikuti oleh lebih dari 250 peserta dengan 200 makalah dipresentasikan secara oral dan lebih dari 40 poster, dan diterbitkan dalam prosiding (ISBN 979-99781-0-6). Semnaskan_UGM III (2006) tetap dapat dilaksanakan dengan baik dan lancar walaupun menjelang kegiatan tersebut terjadi gempa bumi, diikuti oleh 173 peserta dengan 129 makalah dipresentasikan secara oral dan 38 poster, dan diterbitkan dalam prosiding (ISBN : 979-99781-1-4). Semnaskan_UGM IV (2007) dikuti oleh 245 peserta dengan 249 makalah yang dipresentasikan dan dipublikasikan dalam prosiding (ISBN 979-99781-0-6) dan Jurnal Perikanan (Journal of Fisheries Science). Semnaskan_UGM V (2008) diikuti 245 peserta dengan 257 makalah yang dipublikasikan dalam tiga prosiding (ISBN 978-979-99781-4-1; ISBN 978-979-99781-5-8; 978-979-99781-6-5), Jurnal Perikanan (Journal of Fisheries Science) dan Jurnal Pasca Panen dan Bioteknologi Perikanan serta makalah lain yang tidak dipublikasikan.« Back to faperta
| Back to Top ^
|